Home » Layanan » Pendidikan Inklusi » Lentera Insan Siap Menjadi Pusat Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif

Lentera Insan Siap Menjadi Pusat Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif

LICDECPenggabungan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dengan anak-anak normal pada umumnya untuk belajar, menjadikan Pendidikan Inklusi menjadi salah satu solusi untuk kemajuan pendidikan di tanah air. Pasalnya, Pendidikan Inklusi dinilai tidak memihak, karena pendidikan ini memberikan peluang yang sama bagi tiap anak untuk mencapai potensi optimalnya.

Berbekal hal itulah, Lentera Insan Child Development and Education Center (CDEC) memantapkan dirinya sebagai pusat sumber penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Depok. Hal ini menjadi bentuk pengabdian Lentera Insan CDEC kepada sekolah sekitar dalam melayani anak-anak agar mendapatkan pendidikan dan pelayanan optimal.

“Selain itu, ini adalah salah satu bentuk dukungan Lentera Insan CDEC kepada Kota Depok sebagai penyelenggara pendidikan inklusif serta untuk mewujudkan Depok sebagai kota layak anak,” ujar Direktur Lentera Insan CDEC Fitriani dalam acara “Sosialisasi Lentera Insan – CDEC sebagai Pusat Sumber Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif”, Kamis (13/3).

Pada kesempatannya, Lentera Insan CDEC juga menegaskan siap bekerjasama dengan sekolah-sekolah terdekat dalam mengidentifikasi kebutuhan peserta didik, seperti memberikan layanan psikologis bagi tumbuh kembang anak.

LI“Kegiatannya berupa observasi dan identifikasi anak, agar pihak sekolah ataupun orang tua murid mengetahui kategori ABK itu seperti apa, apakah masuk dalam kategori autis, hiperaktif, ataupun cerdas istimewa. Kami pun juga menyediakan layanan konsultasi dengan psikolog,” jelas Fitriani.

Kepedulian Lentera Insan CDEC akan Pendidikan Inklusif ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Depok, dalam hal ini diwakilkan oleh UPT Pendidikan TK/SD Kecamatan Cimanggis. Ijah Sepias sebagai perwakilan dari UPT Pendidikan TK/SD Kecamatan Cimanggis memaparkan, bahwa niat dan langkah tuluslah yang mendorong Lentera Insan dan sekolah-sekolah sekitar untuk mau peduli, berani berbakti dan saling mengasihi.

“Hal inilah yang menjadi landasan untuk menjadi Kota dan Bangsa yang besar. Semoga kepedulian akan persamaan hak anak didik ini selalu terjaga, demi anak bangsa,” tutup Ijah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*