Home » Layanan » Sertifikasi Guru » Tunjangan Fungsional Guru Non PNS di Sekolah Swasta

Tunjangan Fungsional Guru Non PNS di Sekolah Swasta

Sebanyak 9.932 guru non PNS di Kota Depok yang mengajar di sekolah swasta telah menerima tunjangan fungsional guru non PNS, Jumat (13/12). Bertempat di SDIT Al-Muhajirin, pemberian tunjangan tersebut diwakilkan oleh masing-masing Kepala Sekolah.

“Totalnya 9.932 guru, pengambilannya diwakilkan oleh Kepala Sekolah dan UPT Pendidikan,” ujar Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kota Depok, Rida Fahrudin.

Beliau menjelaskan, setiap guru akan menerima tunjangan sebesar Rp. 1 Juta dipotong pajak lima persen. “Karena dipotong pajak lima persen, maka setiap guru menerima Rp. 950 Ribu. Tidak ada potongan lain selain pajak,” jelasnya.

Jika ada sekolah yang memungut biaya diluar dari pajak, Rida menegaskan, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok akan memberikan peringatan kepada Kepala Sekolah. “Tidak ada pemotongan selain pajak, jika ada sekolah yang mencantumkan biaya lain, Disdik akan dengan tegas memberi peringatan,” tegasnya.

Tunjangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini hanya diperuntukan kepada para pendidik saja, sedangkan untuk tenaga kependidikannya tidak. “Tunjangan ini hanya untuk para guru, tidak untuk tenaga kependidikan seperti Tata Usaha ataupun OB. Namun jika para guru bersama-sama mengumpulkan uang untuk mereka, itu tidak menjadi masalah,” tutur Rida.

Registrasi oleh masing-masing Kepala Sekolah

Registrasi oleh masing-masing Kepala Sekolah

Kepala Seksi SMP Disdik Kota Depok, Rida Fahrudin (kiri) sedang memberi arahan

Kepala Seksi SMP Disdik Kota Depok, Rida Fahrudin (kiri) sedang memberi arahan

Pemberian tunjangan

Pemberian tunjangan

Dokumen Berita Acara

Dokumen Berita Acara

Ditemui seusai mengambil tunjangan untuk para pendidiknya, Kepala SMA Pelita 1, Depok, Sri Hidayati mengaku senang dengan adanya tunjangan ini. “Kami merasa diperhatikan oleh Pemerintah, semoga tunjangan ini tetap ada setiap tahunnya,” akunya.

Setelah dipotong pajak lima persen, Sri menerima uang sebesar Rp. 20.900.000 untuk 22 gurunya. “Atas kesepakatan para guru, nantinya mereka akan dengan sukarela memberikan lima puluh ribu untuk petugas TU dan OB,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*