PERSIAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI KOTA DEPOK

Published by Dinas Pendidikan Kota Depok on

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021, disebutkan bahwa Kota Depok berada dalam PPKM Level 3. Hal ini berkaitan juga dengan Proses Belajar dan Pembelajaran di Daerah yang berada di level 3, termasuk Kota Depok.

PPKM dengan kriteria Level 3 (tiga) dilakukan dengan menerapkan kegiatan sebagai berikut :

A. Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440 717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona virus Disease 2019 (COVID-19).

B. Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka
terbatas dilaksanakan dengan Kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), kecuali untuk:

1) SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB maksimal 62% (enam puluh dua persen) sampai dengan 100% (seratus persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas; dan
2) PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5m (satukoma lima meter) dan maksimal 5 (lima)
peserta didik per kelas,

Kadisdik Depok Drs.H.Mohammad Thamrin, S.Sos.,MM dalam Rapat Virtual terkait Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan Para Pejabat Struktural Disdik Depok, Pengawas Sekolah dan Penilik mangatakan, saat ini tengah dilakukan pengecekan ulang terkait sarana prasarana protokol kesehatan di setiap sekolah. Termasuk kerja sama sekolah dengan Puskesmas. Guru dan siswa wajib divaksinasi. Untuk siswa SMP yang sudah divaksin sekitar 25 persen, sedangkan guru sudah di atas 80 persen. Untuk siswa SD dan TK tidak wajib vaksin.

“Sampai tanggal 10 September akan ada pengecekan terkait terkait prasarana protokol kesehatan, Mulai dari tempat cuci tangan, toilet sekolah, hand sanitizer, masker cadangan, hingga pengecekan suhu tubuh, dll” jelasnya.

Selanjutnya, pihak sekolah juga akan memberikan sosialisasi kepada orang tua siswa mengenai PTM Terbatas. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada para orang tua terkait mekanisme pelaksanaan PTM.

PTM Terbatas rencananya akan dimulai bulan Oktober. Pedoman terkait hal ini nanti dituangkan dalam Peraturan Walikota (Perwal). Untuk sekarang, Pihak Disdik Depok masih membahas dengan bagian hukum dan bersama pihak terkait Perwal PTM terbatas. (AST/)